Kandungan dan Khasiat Kembang Kol Bagi Kesehatan Tubuh

Indonesia terkenal sebagai gudang jenis sayur mayur, termasuk kol (kembang kol).  Kol merupakan sayuran yang termasuk dalam suku Brassicaceae atau suku kubis-kubisan.  Kol juga termasuk salah satu tanaman sayuran tertua.  Sayuran dengan nama latin Brossico Oleracea Var ini ditemukan pertama kali di Belgia pada tahun 1750 silam.  Kol cukup populer sebagai bahan pangan.  Kol merupakan sayuran ekonomis dan multiguna yang mudah ditemukan di supermarket maupun pasar.  Di Indonesia, kol memiliki beberapa jenis seperti kol bunga, kol merah, kol brussel, dan kol putih.

Kembang Kol
Kembang Kol

Sayuran Kol

Kol memiliki kandungan indoles dan sulforaphane yang mempunyai peranan penting dalam mengurangi perkembangan penyakit neurodegenerative.  Kandungan ini berfungsi untuk mengaktifkan enzim detoksifikasi yang mengangkat tingkat glutathione dan membantu mengobati penyakit saraf yang disebabkan oleh peradangan dan stres oksidatif pada penyakit alzheimer dan penyakit parkinson.

Kandungan Gizi Kol

Dalam sebuah kembang kol terdapat berbagai senyawa fitokimia berupa indol-3-carbinol, sulforaphane, dan indoles.  Selain itu, kandungan lain yang terdapat dalam kembang kol diantaranya:
  • Karbohidrat
  • Energi
  • Asam Pantotenat
  • Lemak
  • Serat
  • Tiamin
  • Seng
  • Kalium
  • Mangan
  • Vitamin B6
  • Fosfor
  • Air
  • Magnesium
  • Kalsium
  • Riboflavin
  • Gula
  • Niasin
  • Vitamin C
  • Besi

Khasiat dan Manfaat Kembang Kol

Selain cita rasanya yang menggugah selera, kembang kol juga mampu mengobati beragam jenis penyakit.  Kembang kol kaya serat yang bisa mengurangi kandungan lemak dan membersihkan usus sehingga mencegah resiko serangan kanker prostat, kanker perut, dan kanker usus.  Serat kembang kol juga baik untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Kandungan indoles pada kembang kol juga bisa mengatasi kadar estrogen berlebihan yang bisa memicu kanker payudara.  Fakta tersebut sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Linus Pauling Institute, Oregon State University.  Hasil penelitian menyebutkan bahwa anak yang lahir dari seorang ibu yang pada saat hamil sering mengonsumsi kembang kol akan memiliki resistansi yang tinggi terhadap penyakit limforma dan leukimia pada masa kanak-kanak dan kanker perut pada saat dewasa.

Bunga kol juga mampu mengobati pernapasan papillomatosis, yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus papiloma.  Jika penyakit itu menyerang manusia dapat mempengaruhi pita suara dalam laring, trakea, saluran pernapasan, dan paru-paru.  Hasil penelitian telah menyebutkan bahwa mengonsumsi sayuran seperti kembang kol bisa meminimalisasi dampak parah pernapasan papillomatosis.  Secara kimiawi, kembang kol juga dipercaya baik untuk kesehatan payudara.

Cara Mengolah Kembang Kol

Bagi anda penggemar kembang kol perlu mengetahui cara mengolah yang benar.  Kembang kol termasuk jenis sayuran yang memerlukan perlakuan khusus.  Cara mengolahnya pun harus benar agar tidak mengurangi kandungan nutrisi atau menimbulkan racun.  Bila pengolahannya tidak benar, bisa menyebabkan efek negatif bagi kesehatan.

Olahan Kembang Kol
Olahan Kembang Kol
Sebelum dikonsumsi, sebaiknya kembang kol dibersihkan dahulu, kemudian direbus sebentar, lalu diolah menjadi makanan yang disukai.  Di samping itu, kembang kol jangan dimasak terlalu lama karena bisa merusak kandungan nutrisi di dalamnya.  Cukup beberapa menit untuk membunuh bakteri yang masih menempel pada sayur.

Belum ada Komentar untuk "Kandungan dan Khasiat Kembang Kol Bagi Kesehatan Tubuh"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel