Khasiat Sayuran Jengkol yang Jarang Diketahui Orang

Jengkol atau yang juga dikenal dengan nama jering memiliki nama latin Archidendron Pauciflorum, sinonimnya adalah A. Jiringa, Pithecellobium Jiringa, dan P. Lobatum.  Jengkol merupakan tumbuhan khas di wilayah Asia Tenggara yang tergolong suku polong-polongan dengan bentuk buah yang gepeng berbelit membentuk spiral dan berwarna lembayung tua.

Sayuran Jengkol
Sayuran Jengkol

Sayuran Jengkol

Di Eropa, jengkol disebut sebagai dog fruit, beberapa orang Eropa jatuh cinta pada jengkol, bahkan mereka tidak segan-segan membawa biji jengkol mentah sebanyak-banyaknya ke negerinya untuk persedian berbulan-bulan.

Kandungan Sayuran Jengkol

Kandungan nutrisi yang bisa ditemukan dalam sayuran jengkol antara lain:
  • Protein
  • Vitamin A
  • Vitamin B
  • Fosfor
  • Kalsium
  • Alkaloid
  • Steroid
  • Glikosida
  • Tannin
  • Saponin
  • Vitamin C

Manfaat Sayuran Jengkol

Pencegah Osteoporosis

Protein di dalam tubuh berfungsi untuk mengganti atau memperbaiki sel-sel yang rusak dalam tubuh.  Jengkol juga kaya akan zat besi yang berfungsi untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan sel tubuh, serta mengangkut elektron yang berfungsi sebagai pembangkit energi sel tubuh.  

Selain kaya akan protein dan zat besi, jengkol juga tinggi kalsium yang berperan penting untuk mencegah osteoporosis.  Selain itu, kalsium juga berperan untuk proses metabolisme tubuh, penghubung antar jaringan saraf, serta memperlancar pergerakan otot dan kerja jantung.  Kandungan lain dalam jengkol adalah fosfor, yang fungsinya hampir sama dengan kalsium sebagai pencegah tulang keropos dan menjaga gigi agar tidak berlubang.  Kandungan fosfor dalam jengkol berkisar 166,7 mg per 100 gr jengkol.

Pohon Jengkol Sebagai Pencegah Erosi

Selain untuk kesehatan, pohon jengkol adalah pohon yang mampu menyerap air dengan jumlah yang banyak dibanding tumbuhan lain.  Dengan menanamnya di lereng pegunungan, ancaman erosi akan berkurang.  Jengkol memiliki akar tunggang yang kokoh.

Tips Mengolah Jengkol

Rebus Jengkol dengan Kopi

Biji jengkol mengandung asam amino yang didominasi unsur sulfur (S).  Ketika terdegradasi, unsur sulfur akan terpecah-pecah menjadi komponen yang lebih kecil dan menghasilkan berbagai komponen flavor yang sangat bau.  Salah satu gas yang terbentuk oleh unsur itu adalah gas H2S yang terkenal sangat bau.

Meskipun demikian, jengkol adalah sayuran yang paling digemari, khususnya sebagai lalapan sambal, sambal goreng, atau diolah menjadi semur.  Tapi, harus selalu diingat bahwa jengkol mengandung racun.  Untuk menghindari racun, bisa dilakukan dengan cara menghilangkan bakal tunas pada biji jengkol sebelum dimasak atau dimakan sebagai lalapan sambal.  Selain beracun, jengkol juga sangat bau, apalagi ketika sudah buang air kecil.  Meskipun begitu, bau jengkol dapat dikurangi melalui proses perendaman dan perebusan kopi.  Selain bermanfaat untuk melunakkan biji jengkol, kopi juga berperan mengurangi bau tidak sedap.

Itulah berbagai manfaat sayuran jengkol bagi tubuh kita.  Jangan mengonsumsi jengkol secara berlebihan karena bisa berpengaruh terhadap kesehatan.  Sayuran ini cukup beracun, perlu pengolahan yang benar agar bisa dikonsumsi dengan aman.

Belum ada Komentar untuk "Khasiat Sayuran Jengkol yang Jarang Diketahui Orang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel