Sawi Hijau, Sayuran Nikmat dan Berkhasiat Bagi Tubuh

Bagi Anda penggemar bakso atau mi ayam tentu tak asing dengan sayuran ini.  Sawi hijau sering dijadikan sayuran pelengkap kedua makanan berkuah tersebut.  Sawi hijau juga menjadi bahan dasar berbagai jenis masakan di Indonesia.  Sayuran yang memiliki nama latin Brassica Sinensis L ini termasuk dalam famili Brassicaceae.  Sawi hijau bisa tumbuh dengan baik pada daerah bersuhu dingin ataupun panas.  Sayuran ini lebih menyukai daerah dengan kondisi tanah yang gembur, banyak humus, subur, serta mempunyai drainase cukup.

Sawi Hijau
Sawi Hijau

Sawi Hijau

Sawi hijau merupakan sejenis sayuran yang banyak ditanam di kebun-kebun sayur dan pekarangan rumah.  Tanaman ini telah dibudidyakan sejak zaman dahulu dan berasal dari daerah Tiongkok.  Umumnya, di Indonesia ada dua jenis sawi yang sering dibudidyakan, yaitu sawi putih dan sawi hijau.  Keduanya merupakan jenis sawi yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat.

Sawi hijau termasuk jenis sayuran kualitas A, yaitu rendah kalori.  Selain itu, sawi hijau juga kaya serat dengan vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh.  Serat baik untuk menurunkan gula darah dan kadar kolesterol sehingga mengurangi resiko penyakit kolesterol maupun diabetes.  Serat juga bagus untuk melancarkan pencernaan.  Sebab, serat mampu mengikat asam empedu atau produk akhir kolesterol yang kemudian dikeluarkan bersama tinja.  Semakin sering orang mengonsumsi serat semakin banyak pula asam empedu dan lemak yang dikeluarkan tubuh.

Kandungan Gizi Sawi

Dalam sebuah sawi hijau tekandung beragam jenis senyawa fitokimia berupa glukosinolat dan sulforaphane.  Selain itu, kandungan kimia lain yang terdapat pada sawi hijau adalah sebagai berikut:
  • Kalori
  • Kalsium
  • Asam Folat
  • Protein
  • Tembaga
  • Vitamin B6
  • Lemak
  • Serat
  • Vitamin A
  • Karbohidrat
  • Fosfor
  • Besi
  • Kalium
  • Magnesium
  • Vitamin K
  • Vitamin B1
  • Vitamin B2
  • Vitamin B3
  • Vitamin C

Khasiat Sawi Hijau

Khasiatnya selezat rasanya.  Ungkapan itu bisa menggambarkan sayuran sawi hijau.  Sebab, mengonsumsi sawi hijau secara rutin dapat menumpas beragam penyakit berat, seperti kolesterol.  Kolesterol merupakan salah satu penyakit yang menakutkan.  Kesalahan pola makan dan gaya hidup tidak terpola mejadi penyebabnya.  Penyakit ini termasuk dalam penyakit degeneratif.  Penyakit degeneratif hingga kini masih jarang ditemukan obatnya.  Dengan mengonsumsi sawi hijau, kadar kolesterol dan gula darah dalm tubuh bisa dikontrol.

Tidak hanya itu, mengonsumsi sawi hijau secara tepat juga baik untuk pertumbuhan tulang.  Bagi lansia, menopause atau penuaan dini merupakan momok yang menakutkan.  Wanita yang sudah memasuki masa menopause, tulang-tulang tubuhnya mulai terganggu.  Kandungan assam folat, kalsium, dan magnesium pada sawi hijau baik untuk menjaga kesehatan tulang sehingga tulang tidak mudah rapuh.

Tips Mengolah Sawi Hijau

Kita tahu bersama bahwa khasiat sawi hijau sungguh luar biasa besarnya bagi tubuh.  Kandungan senyawa fitokimia yang beragam pada sawi hijau mampu mengobati berbagai jenis penyakit.  Namun, Anda tahun tidak jika kita salah dalam mengolah sayuran ini bisa mengurangi kandungan nutrisi? Pengolahan sayuran yang kurang baik bisa menghilangkan khasiat ampuh pada sawi hijau.  Untuk itu, sawi hijau harus diolah secara benar agar khasiatnya tetap terjaga.

Sebaiknya, sebelum dikonsumsi, sawi hijau dicuci terlebih dahulu dalam mangkuk yang berisi air dingin secara berulang hingga kotoran atau pasir dalam air hilang.  Kemudian, cara mengolah sawi yang baik yaitu menggunakan api besar.  Tujuannya untuk mengurangi keluarnya air dari dalam sayuran sehingga tidak banyak zat sulfur yang larut dan membuat rasanya tetap renyah.  Sawi hijau termasuk tipe sayuran mudah rusak teksturnya sehingga tidak dianjurkan mengolahnya terlalu lama.  Selain teksturnya menjadi rusak, kandungan nutrisi pada sawi juga bisa berkurang.

Sawi hijau sebaiknya juga jangan diolah manjadi masakan bersantan atau berair.  Sebab, kandungan senyawa glukosinolat pada sawi bersifat mudah larut dalam air sehingga bisa berubah menjadi racun.  Oleh sebab itu, memasak sawi hijau sebaiknya ditumis atau dikukus.  Namun, bila terpaksa harus direbus sebaiknya menggunakan air sedikit saja dan jangan terlalu lama.  Selain itu, untuk menghindari sifat racunnya sawi dimasukkan setelah air mendidih.

Belum ada Komentar untuk "Sawi Hijau, Sayuran Nikmat dan Berkhasiat Bagi Tubuh"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel